Orang Yang Gampang Cemas Suka Nonton Film Horror

Orang Yang Gampang Cemas Suka Nonton Film Horror

dreadcastwiki.net Anxiety adalah salah satu penyakit psikologis yang biasa dialami oleh banyak manusia ketika mereka menghadapi masalah,biasanya manusia yang mengalami banyak anxiety adalah manusia yang setidaknya menyukai masalah tersebut. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Orang Yang Gampang Cemas Suka Nonton Film Horror Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Orang Yang Gampang Cemas Suka Nonton Film Horror

Pengalih Pikiran
Bagi beberapa orang dengan gangguan kecemasan, film horor memberikan ketakutan nyata yang dapat memfokuskan pikiran mereka.

“Orang dengan gangguan kecemasan akan sadar bahwa pikiran mereka sering terisi dengan berbagai kekhawatiran seperti pekerjaan, keluarga, hubungan romantis, kesehatan, keuangan dan sebagainya,” kata terapis dan anggota tim terapi perilaku kognitif The Family Institute at Northwestern University, Amerika Serikat, Jocelyn McDonnell seperti dikutip dari laman Huffington Post.

McDonnell menambahkan bahwa orang dengan gangguan kecemasan seringkali mengalami kesulitan untuk fokus pada apa yang sedang dihadapi. Mereka lebih cenderung mengkhawatirkan masa lalu atau yang akan datang.Tenggelam dalam alur kisah film horor bisa menjadi ‘gangguan’ yang menarik atau jalan keluar bagi mereka yang merasa terhambat karena masalah pribadi.

Mencari Rasa Lega
Bagi pasien gangguan kecemasan, menonton film horrr adalah cara untuk mengonfirmasi rasa takut yang mereka hadapi setiap hari.

“Ada kepuasan atau bahkan rasa lega. Pasien dengan gangguan kecemasan bisa mendapat konfirmasi bahwa, ‘ya, dunia memang tempat yang berbahaya dan mengkhawatirkan, seperti yang sudah saya katakan serta rasakan selama ini,’” kata profesor psikiatri Stanford University, Amerika Serikat, Elias Aboujaoude.

Di sisi lain, Aboujaoude menjelaskan bahwa ini menonton juga cara untuk menempatkan kecemasan mereka dalam spektrum yang lebih luas.

Sense of control
Kecemasan yang terkait pekerjaan, kesehatan atau hubungan bisa menjadi begitu berat. Sedang masalah yang terkandung dalam film horor terasa lebih bisa dikendalikan.

“Mereka hanya perlu menutup mata bila rasa cemasnya mulai berlebihan. Banyaknya epilog film horor yang berakhir dengan kekalahan monsternya, memberikan penonton perasaan bahwa jika kecemasan ditoleransi, pada akhirnya segalanya akan baik-baik saja. Hal itu berhasil meyakinkan pasien tersebut,” kata profesor psikiatri Stanford University, Amerika Serikat, Keith Humphreys.

Film horor sebagai terapi paparan
Lingkungan yang terkendali dalam film horor membantu orang dengan gangguan kecemasan untuk berlatih menghadapi serta memecahkan emosi yang intens dan tidak nyaman. Menurut terapis asal Northwestern University, Amerika Serikat, Jocelyn McDonnell dengan langkah ini bisa menjadi alat terapi yang baik.

“Terapi paparan adalah terapi yang memaparkan perangsang takut dengan tujuan mengajarkan agar pasien bisa menangani ancaman yang dirasakan. Bahwa rasa takut tidak seburuk yang mereka pikirkan,” jelas McDonnell seperti dilansir dari Huffington Post.

Terapis dan penulis buku Hack Your Anxiety: How to Make Anxiety Work for You in Life, Love, and All That You Do, Alicia Clark mengatakan bahwa pengalaman itu bisa membantu menumbuhkan ketahanan emosional.

Baca Juga :Fakta Gadis Remaja Jadi Psikopat Abis Nonton Film Horror

Bikin rileks
Hal ini mungkin terdengar aneh, bahwa menonton film horor bisa menenangkan. McDonell mengatakan bahwa saat orang cemas, sistem tubuh merespons dan melepaskan adrenalin sebagai perlindungan dari bahaya yang mengancam.

“Tubuh kita bersiap untuk menghadapi bahaya dengan masuk ke mode flight or fight, yang bisa menimbulkan pernapasan berat dan meningkatnya detak jantung. Tubuh tidak bisa bertahan di tahap ini selamanya, maka sistem akan menenangkan dan mengembalikan kita ke kondisi yang lebih tenang serta stabil. Menonton film horor bisa mengakibatkan respons fisik yang sama. Sehingga bisa membuat tenang orang yang sedang cemas,” jelas anggota tim terapi perilaku kognitif itu.

Sisi buruk menonton film horor
McDonell percaya bahwa mekanisme penangan ini harus digunakan dengan hati-hati.“Konten yang menyeramkan bisa memicu pasien lebih lanjut. Misalkan orang yang memiliki kecemasan akan terjadinya hal buruk pada keluarganya, bisa semakin parah setelah melihat adegan di mana sebuah keluarga disiksa oleh sosok bertopeng. Ini akan membuat orang tersebut lebih cemas daripada sebelum menonton film,” jelas terapis itu.

Clark juga mengatakan hal yang serupa, menekankan bahwa korban selamat dari sebuah insiden traumatis atau siapapun yang pernah mengalami kecemasan akut yang mengancam nyawa perlu menghindari menonton film horor.“Dalam keadaan apa pun, orang cemas yang tidak ingin menonton horor perlu dihargai,” kata Clark.